Thursday, May 19, 2022

Aspperda Apresiasi Dibukanya Kembali Keran Ekspor Batubara

JAKARTA – Keputusan Pemerintah yang membuka kembali keran ekspor batubara secara bertahap diapresiasi oleh Asosiasi Perusahaan Pertambangan Daerah (Aspperda). Diharapkan dengan keputusan tersebut diharapkan industri pertambangan mineral dan batubara (Minerba) akan kembali bergeliat.

Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjend) Aspperda, H Firmandez, Selasa, 11 Januari 2022. “Kita apresiasi dan mendukung dibukanya kembali kran ekspor batubara, diharapkan pasokan dlaam negeri bisa terpenuhi dan ekspor batubara juga bisa dilakukan secara bertahap sampai normal kembali,” ujar H Firmandez.

Wakil Kepala Badan Hubungan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia dengan Kementerian Pertahanan ini berharap dengan dibukanya lagi keran ekspor batubara akan adanya kepastian hukum dan perlindungan usaha di bidang pertambangan, sehingga kepercayaan pembeli menjadi bagus kembali, dan para pengusaha bisa melaksanakan kontrak sehinga potensi adanya tuntutan hukum bisa terhindari.

“Ketika pemerintah memberlakukan larangan ekspor batubara yang kita khawatirkan kan itu. Maka kebijakan pemerintah membuka kembali kran ekspor merupakan langkah yang tepat yang harus kita apresiasi,” tambah H Firmandez.

H Firmandez yang juga Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Perdagangan Barang, Distributor, Keagenan dan Industri Indonesia (Ardindo) ini juga berharap, setelah dibukanya kembali kran ekspor batubara tersebut tidak ada lagi pengusaha pertambangan yang abai terhadap kewajiban Domestic Market Obligation (DMO) sebesar 25 persen produksi, sehingga kebutuhan dan pasokan batubara untuk kebutuhan dalam negeri bisa terpenuhi dan ekspor tetap bisa jalan.

Sebagaiaman diketahui, Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengeluarkan kebijakan larangan ekspor batubara selama satu bulan dari 1 hingga 31 Januari 2022. Tapi, Senin, 10 Januari 2022 Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan keran ekspor batu bara RI akan mulai dibuka secara bertahap mulai Rabu, 12 Januari 2022.[]

TERBARU

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here