Saturday, October 23, 2021

Ikafensy Wacanakan Penggalangan Beasiswa Untuk Mahasiswa Kurang Mampu

BANDA ACEH – Pengurus Pusat Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala(Ikafensy) mewacanakan penggalangan dana beasiswa untuk mahasiswa kurang mampu. Wacana itu merupakan salah satu dari serangkaian program kerja PP Ikafensy periode 2021-2025.

“Dari banyak program yang akan kita kerjakan, saya rasa ini (beasiswa) merupakan salah satu prioritas yang harus menjadi perhatian kita bersama. Tinggal nanti kita komunikasikan dengan Ikatan Keluarga dan Alumni (IKA) Universitas Syiah Kuala (USK) selaku induk organisasi alumni,” jelas Ketua Umum PP Ikafensy, Amal Hasan, Kamis, 8 Juli 2021 dalam coffe morning bersama beberapa pengurus harian Ikafensy.

Amal Hasan menambahkan wacana tersebut harus menjadi gerakan bersama dengan alumni fakultas-fakultas lainnya di lingkungan USK, karena banyak kasus anak-anak berprestasi di Aceh yang tidak bisa melanjutkan kuliah karena terkendala biaya, apa lagi ditengah kondisi pandemik coronavirus disease 2019 (Covid-19) yang belum juga reda.

Amal Hasan mencontohkan, ada satu mahasiswa USK semester awal yang merupakan atlet Hapkido Aceh yang terancam putus kuliah karena ketiadaan biaya. “Ini hanya satu contoh kasus, kebutuhan biaya dia hanya Rp1 juta perbulan, tapi ibunya sudah minta ia untuk pulang saja, karena tak ada biaya untuk melanjutkan kuliah. Teman-teman di Hapkido tetap menyarankan dia untuk lanjut kuliah, solusinya dipikirkan bersama. Ini yang perlu dicontoh, Ikafensy juga harus bisa membuat gerakan seperti itu,” tambah Amal Hasan yang juga Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Hapkido Aceh tersebut.

Selain itu tambah Amal Hasan, potensi untuk penggalangan dana beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu sangat besar, jika para alumni bisa digerakkan secara maksimal, maka akan sangat membantu. Di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) USK saja ada 36.000 alumni, belum lagi alumni USK secara keseluruhan.

“Saya teringat kata almarhum Pak Syamsuddin Mahmud, kalau satu alumni saja bisa sumbang Rp5.000, maka selesai persoalan seperti itu. Banyak generasi muda Aceh bisa diselamatkan dari putus kuliah,” pungkas Amal Hasan.

Coffe morning pengurus harian PP Ikafensy ikut dihadiri oleh Ubaidillah M Nur (Wakil Ketua I), Saiful Bahgia (Wakil Ketua II), Muslim Hasan Birga (Wakil Sekretaris Jenderal I), Imamil Fadhli (Wakil Sekretaris Jenderal II), Mentari (Wakil Sekretaris Jenderal III), Erwin Konadi (Bendahara Umum), Yopi Zufadlin (Wakil Bendahara Umum III), serta Azhari Bahrul (Ketua Bidang Publikasi, Dokumentasi dan Media).[]

TERBARU

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here