Thursday, May 19, 2022

Indonesia – Inggris Sepakati Bentuk Komite Ekonomi

JAKARTA – Pemerintah Indonesia dengan pemerintah Inggris menyepakati pemebntukan Join Economic and Trade Committee (JETCO) atau komite ekonomi dan perdagangan bersama. Penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Muhammad Lutfi bersama Menteri Perdagangan Internasional Inggir Elizabeth Truss pada Senin, 26 April 2021.

Mendag Muhammat Lutfi dalam keterangan tertulisnya menjelaskan, penandatangan MoU JETCO tersebut menandai babak baru dalam hubungan bilateral antara Indonesia dengan Inggris. Dengan kesepakatan itu kedua negara dapat mendorong peningkatan hubungan ekonomi bilateral di masa depan.

Menurut Lutfi, pembentukan JETCO ini merupakan hasil rekomendasi dari Joint Trade Review (JTR) yang dilakukan kedua negara. JTR merupakan kajian bersama yang dilaksanakan untuk menyusun rekomendasi dalam rangka peningkatan bidang perdagangan dan investasi.

Caranya dengan mengidentifikasi sektor potensial, serta hambatan dan peluang kerja sama yang ada. Penyusunan JTR Indonesia Inggris ini pun dimulai pada Desember 2019 dan JTR Report telah difinalisasi pada pertengahan April 2021.

Menurut Mendag, JETCO merupakan tonggak penting dalam meningkatkan kemitraan Indonesia-Inggris. "Kami berharap selanjutnya kedua negara dapat meningkatkan hubungan ekonomi dan perdagangannya bersama-sama melalui perjanjian perdagangan,” ujarnya

Saat ini, kedua pihak telah mengidentifikasi sembilan sektor potensia, berikut hambatan dan peluang kerja samanya. Kesembilan sektor tersebut, yakni pendidikan, makanan dan minuman, produk pertanian, teknologi, obat-obatan dan pelayan kesehatan, infrastruktur dan transportasi, kayu dan produk kayu, energi terbarukan, jasa keuangan dan profesional, serta ekonomi kreatif.

Total perdagangan Indonesia-Inggris pada 2020 mencapai US$ 2,2 miliar. Adapun pada Januari-Februari 2021, perdagangan kedua negara tercatat US$ 335,70 juta dengan ekspor mencapai US$ 201,86 juta dan impor US$ 133,83 juta.
 
Produk ekspor utama Indonesia ke Inggris diantaranya alas kaki dengan sol luar karet, plastik, kulit; minyak sawit dan turunannya; serta alas kaki dengan sol luar karet, plastik, kulit samak, atau kulit komposisi dengan bagian atas bahan tekstil.

Total ekspor Indonesia per Maret 2021 mencapai US$ 18,35 miliar, naik 20,31% dibandingkan Februari 2021. Nilai tersebut juga meningkat 30,47% jika dibandingkan pada Maret 2020.[]

TERBARU

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here