Wednesday, December 1, 2021

LPI Harus Mampu Optimalkan Nilai Investasi Pemerintah

WOINEWS.ID, JAKARTA – Keberadaan Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Indonesia Investment Authority (INA) harus mampu mengoptimalkan nilai investasi pemerintah, dalam mendukung pembangunan secara berkelanjutan.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (Depinas) Himpunan Pengusaha Swadiri Indonesia (HIPSI) H Firmandez, Selasa, 26 Januari 2021. Menurutnya, LPI dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah momentum perbaikan perekonomian nasional akibat pandemi Covid-19.

“LPI ini kan amanah Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang kita kenal sebagai Omnibus Law. Ini harus menjadi lembaga yang mampu mengoptimalkan nilai investasi pemerintah. Ini juga harapan untuk pemenuhan kebutuhan pembiayaan pembangunan,” ujar mantan Ketua Group Kerja Sama Bilateral (GKSB) antar parlemen Indonesia – New Zealand tersebut.

Wakil Ketua DPP Asosiasi Perdagangan Barang, Distributor, Keagenan dan Industri Indonesia (Ardindo) ini menambahkan, LPI harus punya terobosan dalam mengelola investasi, sehingga modal besar yang dikucurkan pemerintah ke lembaga tersebut menjadi produktif.

“Pemerintah merencanaan modal Rp 75 triliun ke LPI secara bertahap, tahap pertama telah dipersiapkan Rp 15 triliun, kita menginginkan ini produktif, sehingga investasi pemerintah benar-benar membuahkan hasil yang maksimal,” tambah Ketua Umum Pusat Pengendalian (Pusdal) Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) bagi Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin itu.

H Firmandez juga berharap LPI bisa menarik investor asing untuk menanamkan modalnya di Indonesia dalam berabagai proyek strategis, dengan tata kelola investasi yang baik dan mengedepankan prinsip kehati-hatian, serta pengawasan yang professional.

“Pengawasan merupakan kunci keberhasilan, dengan pengawaan yang baik para investor global juga akan tertarik, kita tentu sangat berharap LPI akan membuat iklim investasi di dalam negeri lebih bagus,” pungkas mantan Koordinator Tim Pemantau Otonomi Khusus Aceh, Papua dan Keistimewaan Yogyakarta tersebut.[]

TERBARU

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here