Saturday, November 26, 2022

Pajak dan Pinjaman Luar Negeri Topang Cadangan Devisa

JAKARTA – Penerimaan pajak dan pinjaman luar negeri mempengaruhi posisi cadangan devisa Indonesia. Pada akhir April 2021 tercatat cadangan devisa nasional sebesar 138,8 miliar dolar AS, meningkat dibandingkan dengan posisi pada akhir Maret 2021 sebesar 137,1 miliar dolar AS.

Kepala Departemen Komunikasi/Direktur Eksekutif Bank Indonesia (BI) Erwin Haryono melalui rilis No.23/119/Dkom, Jumat, 8 Mei 2021 menjelaskan, cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 10 bulan impor atau 9,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

“Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. Cadangan devisa tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan berbagai respons kebijakan dalam mendorong pemulihan ekonomi,” jelasnya.[]

TERBARU

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here