Monday, October 25, 2021

Pembangunan Smelter Freeport Akan Diputuskan Setelah Lebaran

JAKARTA – Rencana lokasi pembangunan pabrik pemurnian (smelter) tembaga milik Freeport Indonesia akan diputuskan setelah lebaran Idul Fitri 1422 Hijriah. Freeport akan menggandeng Tsingshan Steel untuk pembangunan smelter tersebut.

Ada dua opsi terkait lokasi pembangunan smelter Freeport, opsi pertama di Java Integrated Industri and Port Estate (JIIPE) di Gresik, Jawa Timur. Sementara opsi kedua di Kawasan Industri Weda Bay, Halmahera, Maluku Utara.

Mind ID sebagai holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Pertambangan yang dipimpin PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) akan memutuskan kepastian lokasi pembangunan smelter Freeport setelah lebaran nanti.

Direktur Utama MIND ID Orias Petrus Moedak sebagaimana dilansir Katadata.co,id mengatakan di tengah proses pembangunan smelter yang berlokasi di JIIPE. Freeport Indonesia mendapat tawaran dari Tsingshan Steel untuk bekerja sama membangun smelter di Halmahera yang disebut lebih cepat dan murah dibandingkan JIIPE.

Menurut Orias, kedua lokasi tersebut masing masing punya kekurangan dan kelebihannya. Ia sebelumnya mendukung rencana Freeport menggandeng Tsingshan Steel. Dengan syarat, biaya pembangunannya lebih kecil dibandingkan hitungan awal.
Pasalnya, dari investasi sebesar US$ 3 miliar untuk membangun smelter di Gresik, MIND ID selaku induk usaha harus menanggung beban US$ 1,2 miliar hingga US$ 1,5 miliar.

Belum adanya kejelasan lokasi smelter Freeport menurut Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) akan membuat penyelesaian pembangunan smelter menjadi semakin molor. Ketua Perhapi Rizal Kasli pun mendesak agar pemerintah segera menentukan lokasinya.

Menurut Rizal jika pembangunannya semakin molor dari jadwal yang sudah direncanakan maka dikhawatirkan akan membuka celah ekspor konsentrat. “Karena tidak tertampung di dalam negeri,” ujarnya.

Rizal meminta agar semua pihak yang terlibat dapat duduk bersama untuk mendiskusikan hal ini. Terutama untuk mencari permasalahan yang masih mengganjal. Ia juga berharap supaya pemerintah memberikan kemudahan, khususnya dalam hal perizinan.[]

TERBARU

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here