Wednesday, December 1, 2021

Realisasi Investasi di Luar Jawa Naik 39,2 Persen

WOINEWS.ID, JAKARTA – Realisasi investasi di luar pulau Jawa dalam tahun 2020 meningkat drastis, dari sebelumnya yang hanya 11,3 persen naik menjadi 50,5 persen, atau tumbuh sebesar 39,2 persen.

Hal itu terungkap dalam rapat kerja Komisi VI DPR RI dengan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, Rabu, 3 Februari 2021 di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta.

Diketahui, dalam laporan BKPM, berdasarkan sebarannya, realisasi investasi selama tahun 2020 didominasi oleh penanaman modal di luar Jawa dengan total Rp 417,5 triliun atau sebesar 50,5 persen, naik sebesar 11,3 persen secara year on year (yoy). Sedangkan investasi di Pulau Jawa tercatat sebesar Rp 408,8 triliun atau sebesar 49,5 persen, turun 5,9 persen secara year on year (yoy).

Sementara untuk penanaman modal asing, di posisi teratas terdapat Singapura dengan realisasi investasi paling besar yang mencapai 9,8 miliar dolar AS. Kemudian diikuti oleh Cina dengan investasi sebesar 4,8 miliar dolar AS, Hong Kong 3,5 miliar dolar AS, Jepang 2,6 miliar dolar AS, dan Korea Selatan 1,8 miliar dolar AS.

Sebelumnya, untuk target realisasi investasi pada 2021 Presiden Joko Widodo menetapkan sebesar Rp 900 triliun, atau lebih besar dari target Bappenas senilai Rp 856 triliun.

Sementara itu, terkait dengan perdagangan, Komisi VI mendukung Kementerian Perdagangan untuk melakukan kerja sama perjanjian bilateral dengan berbagai negara. Namun, produksi dalam negeri ini perlu mendapat perhatian karena sangat bergantung terhadap sistem pasar.

Menanggapi hal itu, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyampaikan beberapa sasaran strategis pada tahun 2021. Salah satunya adalah mewujudkan stabilitas harga dan ketersediaan pasokan bahan pangan dengan tetap menjaga target inflasi di kisaran angka 3,2 dengan lebih kurang 1 persen.[]

TERBARU

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here